Rabu, 30 Januari 2013

Belajar Bijak dari Sesama (2)


 Demokrasi Rimba Raya

Ikan Paus    : Hai sobat salam jumpa untukmu.
Singa           : Sungguh luar biasa bisa bertemu kamu hai penguasa lautan.
Naga         : Ha…ha…ini dia pertemuan para raja yang selama ini saya tunggu-tunggu. Apa kabar sobat Ikan Paus? Dan engkau penguasa rimba yang sangat angkuh, apa kabarmu? saya dengar akhir-akhir ini terjadi perebutan kekuasaan yang sengit antara serigala dengan singa. Keduanya sedang memperebutkan kursi pertama rimba raya. Apa benar seperti itu, Singa?
Singa          :   Ah..siapa bilang, terjadi perebutan kekuasaan. Itu hanya isu-isuan yang dikembangkan agar situasi di wilayah kita agak sedikit lebih rame saja. Si serigala sudah tahu dan sudah pasti ia selalu tunduk pada saya  karena saya adalah penguasa rimba raya dari kekal sampai kekal.
Ikan Paus  : He..he.. singa koq mau dilawan. Ha..ha…ada yang menarik ni. Tidak sia-sia bertemu kalian berdua. Oh..iya, temanku Naga. Terima kasih karena kita bisa bertemu. Saya senang bertemu kamu. Kabar saya baik-baik saja.
Naga         : Berarti tidak ada gejala jungkir balik kekuasaan di wilayah sobat Ikan Paus seperti yang terjadi dengan kami di alam rimba sekarang ini. Sekedar info sobat. Kami di wilayah daratan terkhusus wilayah hutan sekarang ini pusing tujuh keliling. Kami pusing dengan gejolak politik yang sedang bergulir. Kami seakarang ini pusing tujuh keliling untuk mencari dukungan guna menobatkan diri sebagai penguasa hutan pada pesta demokrasi bulan depan ini.
Singa       : Apa? Demokrasi di alam rimba? Dalam rangka apa? He..he…tak mungkin. Siapa yang sudah gila hingga ciptakan ide itu. Apa gunanya berdemokrasi? Memang kamu mau menggantikan posisi saya sebagai raja hutan? Lucu!
Naga       : Oh..jadi selama ini kamu tak tahu kalau kursi kekuasaanmu sedang diperbicangkan untuk direbut. Ha..ha….dasar Singa, penguasa bodoh! Dia berpikir dunia ini tidak dinamis sehingga hanya dia sajalah raja terhebat di alam rimba. Supaya kamu tahu, saya sudah punya pendukung yang cukup banyak untuk memenangkan demokrasi perdana pemilihan raja hutan bulan depan ini dan tim sukses saya sekarang sedang bergiat bagaimana saya dimenangkan dalam satu putaran.
Ikan Paus  : Hmm.. hebat juga yah, dunia kamu. Senang ada demokrasi. Saya tahu tahu bagaimana dengan keadaan kami di wilayah laut. Sejauh ini, kami sebagai penguasa tidak bermain hakim sendiri. Selalu saja ada upaya dari saya sebagai raja lautan bagaimana menjaga keseimbangan hidup bersama di wilayah kami sehingga semua merasa terakomodir dan berharga. Karenanya sampai saat ini, mereka tak pernah sibuk dengan sikut-menyikut untuk menyingkirkan saya.
Naga         : Oh begitu. Enak ya kalau hidup di wilayah yang memiliki pemimpin berjiwa merangkul semua warga tanpa pilih kasih. Mestinya raja kami yang sekarang ada di tengah-tengah kita ini sadar diri selalu seperti kamu.
Singa        : Oh..jadi dari tadi ini Naga tidak puas dengan posisi saya sebagai raja rimba ya? Ok.. baik! Saya siap bertarung dalam pesta demokarsi yang kamu adakan. Saya tidak sibuk dengan mencari massa pendukung dan sebagainya tapi supaya kamu tahu,saya tak akan terkalahkan dan tergantikan sampai selamanya. Saya raja rimba. Saya penguasa tunggal di alam rimba. Naga bodoh, engkau yang tiap hari hanya jalan dengan perut itu mau menjadi raja. Raja itu harus garang seperti saya ini, bukan macam kau yang gaya perempuan itu: punya mahkota, punya warna-warni tubuh. Hmmm..dasar tak tahu diri.
Naga        : Bolehlah sobat mengatakan apa saja sekarang untuk saya, tapi tolong ingat: saya yang dibilang feminim ini akan segera jadi raja atas rimba raya dan engkau akan turun takta secara tidak terhormat.
Singa          : Lucu!
Naga          : Apa? Mau supaya saya amankan kau sekarang?
Ikan Paus   : He! Kamu ini apa-apaan sich di hadapan saya. Sudah kita pisah yah..saya mau masuk istana. Siapa tahu ada  warga yang harus dilayani. Untuk kamu singa, jangan terlalu otoriter. Jadilah raja yang bijaksana. Kalau kamu jadi raja bijaksana tentu wargamu tidak tega membuat demokrasi untuk menurunkan kamu. Untukmu naga, selamat berjuang dalam pemilihan raja rimba baru dalam waktu mendatang. Saya siap hadir dalam acara penobatanmu nanti.
Naga          : Terima kasih atas dukungannya. Saya akan undang kamu.  
Singa         : Ha..ha..jadi Ikan paus dukung naga ya? Kita lihat saja nanti. Raja rimba tetaplah Singa sampai selamanya. Siapa seperti singa? Ha…..ha…..ha…   

"Jadilah pemimpin yang bijaksana dalam kepemimpinanmu". 

Sabtu, 26 Januari 2013

Puisi Kehidupan


Senjanya Timur



Siapa yang bilang?
Kau?
Dia?
Mereka?

Bukan kau!
Bukan dia !
Juga bukan mereka!
Aku yang bilang!

Aku Bilang
Senja ini senjanya Timur

Anak-anak usia dini tertimpa busung lapar
Sedang orang tuanya kehabisan makanan
Taruna-taruna muda hilang keperkasaan
Sedang gadis-gadis anggun hilang kemolekan
Tertinggal kini manusia timur tanpa manusiawinya

Sontak ada kebangkitan bersama sesama saudara
Perangi kemiskinan
Tumpas kebodohan
Tapi…
Ha…ha….ha… maaf kebangkitan itu bermaksud ganda
Ada pemanusiaan manusia tetapi sekaligus ada penelanjangan terhadap bunda pertiwi
Aku dan kaum seusiaku mulai terdidik namun alamku terus diobrak-abrik tangan-tangan serakah
A…ha…ha…ha…aku telah mengetahui semuanya
Hentikan saja perjuangan kemanusiaan ini karena senja terus merayap di puncak-puncak gunung
Ini senjanya Timur

Senja ini terus mencekam
Senja ini makin menyeramkan
Ini senja tak berkemanusiaan
Senja tak berbalut cinta bikinan zaman edan
Senja tengkorak-tengkorak hidup hari kemarin

Aku telah mengatakan kebenaran
Di saat fajar merekah
Timur menampak senja
Di kala panas terik menyengat
Timur gerahkan senjanya
Di waktu Barat tersapa sinar senja
Timur dalam pelukan senjanya
Di tengah malam nan gelap
Timur senyap dalam senjanya

Ini kebenarannya
Ini senjanya timur




One Love-One Heart - ATK Lover's
Sabtu, 26 Januari 2013  
Wakil Ketua ATK Community- Bang Kapten

Minggu, 20 Januari 2013

Air dan Kehidupan



 Aqua: Dewi Fortuna Komunitas


Hampir genap dua bulan, komunitas kami, Seminari Tinggi St.Mikhael kesulitan air bersih. Kamar mandi tanpa air. Toilet pun demikian. MCK (Mandi, Cuci, Kakus/WC) menjadi satu persoalan serius selama dua bulan ini. Tidak hanya MCK, persoalan masak-memasak di komunitas pun mengalami gangguan. Saya ingat betul, pada hari Rabu, 02 Januari 2012, segenap anggota komunitas baru dapat menikmati sarapan pagi pada jam sebelas siang, lantaran keterlambatan tangki air mengisi bak penampung air di dapur komunitas. Maklum pagi itu, hujan lebat. Jalanan macet, sedang sumber air yang darinya tangki air mengambil air, tertutup air sungai yang kotor. Keterlambatan ini menyebabkan aktivitas kami di hari itu terganggu. Kegiatan komunitas terhenti. Masing-masing anggota komunitas hanya berdiam diri di kamar sambil menunggu kapan ada panggilan dari dapur untuk segera sarapan. 
Sudah terlambat makan pagi, ngopi pagi aja hampir tidak terjadi. Mumpung beberapa teman menyediakan aqua galon di kamar, sehingga pagi itu kami tertolong. Menarik memang pagi itu. Antrian panjang untuk mengambil segelas aqua, sekedar ngopi pagi mengingatkan saya akan aktrian panjang masyarakat di pangkalan distribusi BBM saat krisis BBM beberapa waktu lalu.

Penolong kami di pagi itu. Terima kasih aqua

Situasi ini harus kami alami karena dinamo air yang biasa memacu air ke bak umum komunitas rusak. Bisa jadi karena usia pakainya yang sudah dua puluh tahun itulah yang menjadi pemicunya. Intinya sekarang dinamo itu rusak dan kami harus membeli yang baru. Untuk mendapatkan yang baru, yang berkualitas, kami harus memesan dari Jawa dan karena itu kami harus menunggu dua bulan. Maklum, Kupang belum bisa memproduksi barang-barang berkualitas seperti itu.
Sambil menunggu dinamo baru, kami harus menempuh beberapa cara untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih. Pertama, memanfaatkan air hujan. Karena selama dua bulan ini, sering terjadi hujan lebat, maka kami memanfaatkannya. Air hujan yang ada diambil lalu dimasukan ke bak mandi dan WC, sedang untuk kebutuhan masak kami memesan tangki air. Setiap hari, setidaknya satu tangki air harus mengisi bak penampung dapur komunitas untuk kebutuhan makan-minum. Hanya saja kalau hari hujan, sebagaimana saya kisahkan di atas, tangki sedikit kesulitan untuk memenuhi kebutuhan ini. Karenanya, di hari tertentu, kami meminta dua tangki sekalian mengisi air di bak khusus yang kami manipulasi dari terpal untuk mengantipasi kemungkinan terburuk sebagaiamana yang telah saya ungkapkan di atas.
Tangki air yang setia melayani kebutuhan air bersih selama dua bulan

Selain solusi tersebut, ada pula solusi lain yang harus kami tempuh agar antrian panjang saat ngopi pagi tidak terulang lagi. Kamis, 03 Januari 2013, seluruh angota komunitas diwajibkan memiliki galon aqua, sekalian dengan pemesanan aqua di tempat isi ulang terdekat. Dalam tempo satu hari, terdapat seratus dua puluh satu galon, sesuai jumlah anggota komunitas. Masing-masing satu galon aqua. Luar biasa. Dengan ini, kami tidak lagi akan kesulitan air minum di kamar. Terutama kami tidak akan antrian a la BBM lagi saat minum pagi. Untuk memperlancar pengambilan galon-galon tersebut kami meminta bantuan mobil distributor aqua yang nantinya juga membantu kami dalam melakukan isi ulang. Setiap hari Sabtu pagi ia selalu datang membawa aqua galon yang baru lalu mengambil yang lama (yang sudah kehabisan air) untuk melakukan isi ulang lagi. Biaya yang kami keluarkan untuk mendapatkan aqua galon yang baru adalah Rp.60.000,- Untuk jasa pengangkutan, setiap galon dikenakan biaya Rp.2.000,- sehingga total yang dibayar untuk mendapatkan segalon aqua  adalah Rp.62.000,- Sejauh perhitungan anggota komunitas kami, jumlah biaya ini masih lebih murah dibanding kalau kami harus membeli langsung di toko. Kalau membeli di toko kami harus mengeluarkan Rp.70.000,- karena biaya transportasi ke toko Rp.10.000,- dan bukan Rp.2.000,- Sudah pasti ini lebih mahal dibanding membeli langsung pada mobil distributor Aqua. Satu hal yang menguntungkan kami juga bahwa dengan sistem penjualan aqua yang demikian, kami sebagai konsumen dapat menghemat waktu dan lebih efektif menggunakannya untuk melaksanakan kegiatan lain. Ini satu hal positif yang menurut saya perlu diteladani oleh distributor aqua di tempat lain dan juga masyarakat pencinta sekaligus pengguna aqua di mana pun berada. 
Tiga gambar di bawah ini memperlihatkan bagaimana mobil yang selalu setia melayani kebutuhan kami akan aqua galon hadir di komunitas kami. Kalau ia sudah berdiri di dekat Beringin komunitas, pasti rekan-rekan anggota komunitas mulai berpanggil-pangilan lalu masing-masing keluar dari kamar dengan senyum lebarnya menuju mobil. Senyumnya akan makin mengembang kalau mereka sudah mendapatkan galon aquanya yang saya sebut sebagai dewi fortunanya komunitas. Sebutan ini saya dasarkan pada dewi fortuna, salah satu dewi orang Romawi yang dulu diyakini sebagai penolong dan pembawa keberuntungan bagi segenap penduduk Romawi. Dengan pemahaman ini saya menyebut Aqua sebagai dewi fortuna komunitas karena saya seluruh anggota komunitas, termasuk saya telah merasakan secara langsung bagaimana aqua memberi pertolongan sekaligus keberuntungan bagi komunitas kami. Setidaknya ia telah hadir di komunitas dan mengatasi kesulitan kami akan air minum.  
Mobil Distributor Aqua yang setia melayani kebutuhan kami


Sebagian anggota komunitas sedang mengambil galon aqua pesanannya



Dion, salah satu anggota komunitas sedang tersenyum lebar sambil memegang aqua galonnya.


Terima kasih aqua! Kehadiranmu sangat menolong kami. Sekalipun air panas di dapur tidak ada, kami  tetap ngopi pagi. Meskipun air minum tidak tersedia di dapur, kerongkongan kami dibasahi dan seketika dahaga kami terpuaskan. Engkau, dewi fortuna komunitas kami.
Dari pengalaman krisis air ini, saya sadar bahwa air sangatlah penting bagi hidup manusia. Tanpa air, manusia kesulitan menjalani hidupnya. Ketiadaan air sama dengan ketiadaan daya hidup. Ketiadaan daya hidup sama dengan kerangka berjalan. Adakah manusia termasuk saya harus dibilang kerangka berjalan di saat jantung masih berdegup dan otak masih saja beraktivitas?

Sungguh, manusia gelisah, cemas dan sangat tidak nyaman di saat ia kekurangan air, apalagi ketiadaan air. Di tengah kecemasan dan kegelisahan ini, manusia senantiasa berusaha menemukan cara terbaik bagaimana mengatasi kesulitannya. Setidaknya agar air minumnya tetap tersedia, sekalipun air untuk mandi sedang tidak ada. Dalam kaitannya dengan pemenuhan kebutuhan air minum, saya merekomendasikan aqua galon sebagai pilihan tepat atasi kesulitan tersebut. Satu aqua galon sudah dapat memenuhi kebutuhan air minum anda untuk dua hingga tiga minggu. He..he…tapi ada yang bisa seminggu saja kalau memang terbiasa mengkonsumsi 24 gelas sehari.
Terlepas dari berapa lama anda bisa menghabiskan segalon aqua, sebagaimana pengalaman kami di atas, aqua galon sangat menolong dan lebih dari itu sangat menguntungkan. Saya menyebutnya sangat menolong karena dengan memiliki aqua galon, kesulitan air minum pun teratasi. Saya menyebutnya menguntungkan, karena dengan aqua galon itu dapat diperoleh beberapa keuntungan berikut. Pertama, air yang terdapat dalam galon hasil produksi danone-aqua adalah air mineral alami yang sangat diperoleh dari pegunungan dan disterilkan melalui proses yang cukup teliti sehingga airnya tetap bersih dan sehat. Mengkonsumsi aqua sama dengan menikmati air alami yang sehat, segar dan alami. Meneguk setetes aqua sama dengan memasukan ke dalam tubuh beberapa nutrisi sekaligus: kalsium, magnesium, zat besi, sodium, dan potasium. Kedua, biaya yang anda keluarkan untuk segalon aqua tidak banyak dan boleh dibilang sebagai satu keuntungan sebab ada merk air kemasan lain yang masih lebih mahal dari Aqua. Hanya dengan Rp.60.000,- anda sudah bisa mendapatkan segalon aqua hiegenis. Ketiga, dengan memiliki segalon aqua anda bisa menghemat waktu untuk mendapatkan air minum yang bersih dan air panas  dalam waktu yang relative singkat. Sekedar untuk air minum yang bersih, anda yang sudah memiliki aqua galon tinggal mengambil gelas dan menuangkan aqua ke dalamnya lalu menikmati kesegaran aqua galon saat itu juga. Sedang untuk kebutuhan air panas anda tidak perlu cape-cape menghidupkan kompor atau memasang kayu api untuk memasak air panas berjam-jam. Cukup menghubungkan dispenser dengan arus listrik dan dalam hitungan lima menit anda sudah bisa mendapatkan air panas untuk ngopi pagi atau apalah. Pastikan di atas dispenser, aqua galon anda sudah terpasang dengan baik dan dispenser dalam keadaan on (hidup). Hemat waktu ini mengingatkan saya akan slogan manusia zaman ini, Time is money – waktu adalah uang. Nah, dengan aqua galon anda tidak akan membuang-buang waktu anda hanya untuk mendapatkan air panas. Aqua galon memungkinkan anda memaksimalkan waktu anda nuntuk mendapatkan uang sebanyak mungkin demi memenuhi kebutuhan dan tuntutan hidup yang kian berat di zaman ini.

Demikian ulasan singkat saya seputar air dan kehidupan. Tanpa air manusia mati di tengah kehidupan. Karenanya ketika kesulitan air, manusia mencari solusi yang tepat untuk mengatasi kesulitan tersebut. Aqua menjadi alternative tepat atasi kesulitan akan air minum di saat krisis air. Bahkan dalam hidup harian yang mana menuntut pemanfaatan waktu secara lebih efektif untuk karier, Aqua menjadi solusi tepat atasi pemborosan waktu hanya untuk mendapatkan air minum yang bersih, sehat dan alami; juga air panas. Aqua pilihan tepat demi pemaknaan hidup yang lebih pasti. Aqua, dewi fortuna komunitas. Salam Merdeka.



Referensi khusus:
 http://id.wikipedia.org/wiki/Aqua_%28air_mineral%29